Akademik 04 March 2026 3 Menit Baca

Dari Lembar ke Layar: E-Booklet Tajwid bagi Calon Pengantin

Author
Vini Nur Zikra, S.H.

Penyuluh Agama pada Kantor Urusan Agama Alafan Kabupaten Simeulue

Ringkasan

"Kegiatan ini mengembangkan E-Booklet Tajwid digital untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an calon pengantin di Kecamatan Alafan, mengatasi keterbatasan media pembelajaran dan bimbingan tajwid yang terstruktur. Materi yang disajikan meliputi kaidah dasar tajwid, surah pendek, doa pernikahan, serta dukungan audio, disusun ringkas dan mudah dipahami untuk belajar mandiri. Pelaksanaan melibatkan staf KUA dan penyuluh melalui tahap analisis kebutuhan, penyusunan, distribusi digital/offline, dan evaluasi melalui testimoni peserta dan penyuluh. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman tajwid, kemudahan akses materi, serta kesiapan membangun keluarga Islami. Kolaborasi internal KUA juga mencerminkan penerapan nilai ASN BerAKHLAK seperti akuntabilitas, kompetensi, kolaborasi, adaptif, dan harmonis. Tantangan teknis dan keterbatasan sumber daya dapat diatasi dengan strategi adaptif, menjadikan inovasi digital sederhana ini berpotensi direplikasi untuk memperkuat layanan pendidikan pranikah di wilayah lain."

Abstrak

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi Al-Qur’an, khususnya kemampuan tajwid, bagi calon pengantin di Kecamatan Alafan yang masih menghadapi keterbatasan media pembelajaran dan bimbingan terstruktur. Melalui pengembangan E-Booklet Tajwid, calon pengantin memperoleh media belajar praktis, mudah diakses dan kontekstual. Pelaksanaan melibatkan staf KUA dan penyuluh agama melalui tahap analisis kebutuhan, penyusunan, distribusi dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman tajwid, kemudahan akses materi dan kesiapan membangun keluarga Islami, sekaligus memperkuat penerapan nilai ASN BerAKHLAK. Kendala teknis dan keterbatasan sumber daya diatasi melalui strategi adaptif, sehingga program ini dapat direplikasi di wilayah lain. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari aktualisasi Latsar CPNS Kementerian Agama 2025 yang dilaksanakan pada 29 Juli – 15 Oktober 2025, sebagai implementasi kompetensi integratif ASN dalam pelayanan masyarakat.

Pendahuluan

Literasi Al-Qur’an meliputi ketepatan membaca tajwid, pemahaman aturan bacaan dan penghayatan makna. Penguasaan tajwid berperan penting dalam pembentukan karakter, keharmonisan keluarga dan praktik keagamaan sehari-hari. Calon pengantin sering mengalami kesulitan karena keterbatasan materi dan metode pengajaran yang konvensional. Pemanfaatan media digital interaktif, seperti E-Booklet, dapat meningkatkan motivasi, fleksibilitas belajar dan memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan mudah bagi calon pengantin. Kegiatan ini juga menjadi sarana aktualisasi kompetensi Latsar CPNS Kementerian Agama, khususnya dalam penguatan integritas, kolaborasi dan pelayanan publik yang berakhlak.

Metode Pelaksanaan

  1. Analisis Kebutuhan: Diskusi dengan Kepala KUA, Penyuluh dan Penghulu untuk mengidentifikasi rendahnya penguasaan tajwid, minimnya materi dan kurangnya pemanfaatan media digital.
  2. Penyusunan E-Booklet: Materi mencakup kaidah tajwid dasar, makhārij al-ḥurūf, mad, waqf–ibtidā’, surah pendek, doa pernikahan dan dukungan audio. Materi dirancang ringkas dan mudah dipahami.
  3. Distribusi dan Evaluasi: E-Booklet dibagikan melalui WhatsApp, versi PDF offline dan cetak terbatas. Evaluasi melalui testimoni calon pengantin, penyuluh dan Kepala KUA menekankan kemudahan penggunaan dan manfaat pembelajaran mandiri.

Hasil dan Dampak

  • Peserta memperoleh pengalaman belajar lebih baik dan pemahaman tajwid meningkat.
  • Membantu persiapan calon pengantin membangun keluarga Islami.
  • Memperkuat kapasitas penyuluh dan efektivitas bimbingan pranikah.
  • Kolaborasi internal KUA mencerminkan penerapan nilai ASN BerAKHLAK (akuntabilitas, kompetensi, kolaborasi, adaptif, harmonis).
  • Program ini menjadi salah satu bentuk aktualisasi kompetensi Latsar CPNS Kementerian Agama 2025 dalam mengimplementasikan pelayanan keagamaan berbasis literasi digital.

Tantangan dan Solusi

  • Keterbatasan waktu mentor: Diatasi dengan komunikasi daring fleksibel.
  • Keterbatasan materi dan pencetakan: Disusun cermat melalui konsultasi, distribusi digital meminimalkan hambatan.
  • Rendahnya pengalaman belajar peserta: Materi ringkas, kontekstual dan audio meningkatkan keterlibatan.
  • Gangguan teknis (listrik/internet): Versi offline dan cetak terbatas memastikan pembelajaran tetap berjalan.

Kesimpulan

E-Booklet Tajwid efektif mendukung literasi Al-Qur’an calon pengantin di Kecamatan Alafan, memperkuat layanan keagamaan, meningkatkan pengalaman belajar mandiri bagi calon pengantin dan berpotensi direplikasi untuk program serupa di wilayah lain. Kegiatan ini juga menegaskan kontribusi Latsar CPNS Kementerian Agama 2025 (29 Juli – 15 Oktober 2025) dalam penguatan kompetensi ASN yang akuntabel, kolaboratif dan adaptif.

ESC

Tidak ditemukan hasil untuk ""